Makin Canggih! Tol di Indonesia Bakal Terapkan Sistem Bayar Tanpa Berhenti, Hanya Pakai Aplikasi Cantas Bebas Kuota Internet

 


Kementerian PUPR akan segera menerapkan sistem transaksi tol nontunai pada tahun 2024-Bpjtu.pu.go.id-

SEPUTAR MALANG RAYA - Badan Pengelola Jalan Tol (BPJT) Kementerian Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan segera menerapkan sistem transaksi tol nontunai nirsentuh berbasis Multi Lane Free Flow (MLFF) pada tahun 2024.

Namun, sebelum diterapkan secara penuh akan dilakukan masa uji coba pada akhir tahun 2022 dan jika sukses maka akan diimplementasikan secara bertahap.

"Tergantung hasil uji coba pada Desember (2022). Tapi dari sisi perjanjian, secara penuh implementasi akan dilakukan 2024," ujar Kepala BPJT Kementerian PUPR Danang Parikesit, dilansir dalam situs resmi bpjt.pu.go.id( 24/05) 

Sistem MLFF ini masih terbilang baru di Indonesia sehingga butuh masa transisi pada beberapa ruas jalan tol.

Sehingga nantinya sebagian gardu pada gerbang tol masih dapat menggunakan kartu tol elektronik.

"Ini bukan sesuatu yang langsung dan berubah. Kita lihat juga aspek lainnya juga. Semua kita lakukan bertahap sesuai kemampuan mengadaptasi teknologi baru," jelasnya.

(BACA JUGA:Terindikasi Teroris, Mahasiswa di Kota Malang Diamankan Polisi, Kumpulkan Dana untuk ISIS )

Pada penerapan sistem MLFF ini juga akan berbarengan dengan aplikasi bernama Cantas. Apa tujuan dikembangkannya aplikasi tersebut dan bagaimana cara menggunakannya di jalan tol?

Aplikasi Cantas dan wacana bebas kuota internet

Pada bulan Januari 2021, Kementerian PUPR melalui BPJT telah melaksanakan penandatanganan perjanjian kerjasama terkait Sistem Transaksi Tol Nontunai Nirsentuh Berbasis MLFF dengan PT Roatex Indonesia Toll System (RITS). Roatex Ltd. Zrt yang telah membentuk perusahaan sebagai Badan Usaha Pelaksana Sistem Transaksi Tol Nontunai Nirsentuh Berbasis MLFF dengan nama PT Roatex Indonesia Toll System.

Kini, pihak RITS tengah mengembangkan sistem pembayaran tol non tunai nirsentuh melalui aplikasi Cantas.

Aplikasi Cantas nantinya akan menjadi alat pembayaran non-tunai yang dilakukan pengguna jalan tol melalui ponsel pintar.

Cantas dirancang dengan sistem navigasi satelit atau Global Navigation Satellite System (GNSS) di mana nantinya pengguna kendaraan dapat melakukan pembayaran hanya dengan ponsel.

Lantas bagaimana cara kerja aplikasi ini? Pada dasarnya GPS akan menentukan lokasi yang dideterminasi oleh satelit dan proses map-matching akan berjalan di central system.

`
Kategori : Kabar Ngalam