Begini Cara Memaknai Hidup Berdemokrasi Ala Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah Cak Nanto


Memaknai Hidup Berdemokrasi Ala Cak Nanto-instagram @cak.nanto-

SEPUTAR MALANG RAYA - Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah Sunanto punya cara pandang yang unik dalam memaknai hidup dalam negara Demokrasi.

Pria yang akrab disapa Cak Nanto itu, baru-baru ini mengutarakan pandangannya terkait "Memaknai Hidup Berdemokrasi".

Tulisan itu ia unggah dalam laman instagram pribadinya @cak.nanto, Rabu (11/01/2023).

Berikut pandangan Cak Nanto terkait keberagaman dalam negara demokrasi.

"Kawan, demokrasi kita cerah. Hadir dalam beragam wajah. Ada yg melihat dari samping, dari depan, atas hingga dari bawah. Lahir perspektif dari akar rumput, birokrat hingga politisi," tulis Cak Nanto.

(BACA JUGA:Polres Malang Gandeng Pemuda Muhammadiyah Bagikan Sembako Gratis untuk Driver Ojol dan Sopir Angkot)

Menurut pria yang hobi Memancing itu, demokrasi di tanah air tidak bisa hidup tanpa adanya gegap gempita. Sebab, menurut Cak Nanto, kebisingan dimana-mana itu merupakan sebuah keniscayaan.

"Demokrasi kita juga hanya bisa hidup dari kebisingan, dari suara-suara yang sambung, yang sumbang, dan yang bersabung," lanjut Cak Nanto.

Bagi Cak Nanto, dalam negara demokrasi tidak ada yang tenang. Karena itu sudah menjadi sebuah konsekuensi logis yang harus diterima.

"Kalo mau tenang, jangan pernah memilih jalan demokrasi. Pilihlah totaliterisme, otoriterisme, teokrasi, hingga imperium agama," tuturnya.

"Sebab semua mulut hanya boleh untuk makan, minum, menguap dan memanjatkan pujian bagi sang otokrat, bukan untuk berbisik, apalagi bersuara. Semua mata hanya bisa melihat keindahan yang artificial tanpa obyektifitas dan nalar sehat," sambungnya.

Bagi pria alumni Universitas Muhammadiyah Surakarta itu, perbedaan pandangan itu merupakan hal yang lumrah. Asalkan tujuannya sama-sama mewujudkan demokrasi substansial.

"Berbeda pandang itu biasa, yang terpenting menuju sintesa yang sama, yakni demokrasi yang substansial," pungkasnya.

(SMR)

`
Kategori : Nasional